banner 728x250
Hukum  

Galian C Ilegal Diduga Milik Santoso Kian Merajalela di Tuban, Aparat Dinilai Tutup Mata

Tuban ,Skalaberita.i-News.Site //– Praktik galian C ilegal di sejumlah wilayah Kabupaten Tuban kembali menjadi sorotan tajam publik. Aktivitas penambangan yang diduga kuat dikendalikan oleh sosok bernama Santoso disebut-sebut terus berjalan tanpa hambatan, bahkan terkesan kebal hukum.

Dari hasil penelusuran di lapangan, aktivitas galian C tersebut tersebar di beberapa titik strategis dan beroperasi secara terang-terangan. Ironisnya, hingga saat ini belum terlihat adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum, baik di tingkat daerah maupun dari Polda Jawa Timur.

Kondisi ini memicu pertanyaan besar di tengah masyarakat. “Siapa sebenarnya Santoso ini? Kok seolah-olah tidak tersentuh hukum?” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. Ia menilai, jika praktik ilegal ini terus dibiarkan, maka akan semakin merusak lingkungan sekaligus mencederai rasa keadilan.

Tak hanya berdampak pada kerusakan alam, aktivitas galian C ilegal juga berpotensi menimbulkan kerugian negara dalam jumlah besar. Pajak dan retribusi yang seharusnya masuk ke kas daerah diduga hilang akibat praktik penambangan tanpa izin tersebut.

Sejumlah pihak menilai, diamnya aparat justru memperkuat dugaan adanya pembiaran sistematis. Bahkan, muncul anggapan bahwa ada “kekuatan besar” di balik operasi tambang ilegal ini yang membuatnya sulit disentuh hukum.

“Ini bukan lagi sekadar pelanggaran biasa. Kalau dibiarkan, ini bisa menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di daerah,” tegas seorang aktivis lingkungan di Tuban.

Masyarakat kini mendesak agar aparat penegak hukum, khususnya Polda Jawa Timur, segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan penyelidikan menyeluruh dan mengambil tindakan tegas tanpa pandang bulu. Penegakan hukum yang transparan dan berkeadilan dinilai menjadi satu-satunya cara untuk menghentikan praktik ilegal yang semakin meresahkan ini.

Jika tidak segera ditindak, publik khawatir galian C ilegal ini akan terus berkembang, merusak lingkungan, dan memperdalam krisis kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

Kasus ini menjadi ujian nyata bagi komitmen aparat dalam menegakkan hukum. Apakah hukum benar-benar berlaku untuk semua, atau hanya tajam ke bawah namun tumpul ke atas? Waktu yang akan menjawab.*(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *