
Sakalaberita, i news site PT media group globalindo – Memasuki hari keempat pada Sabtu (11/04), proses pencarian terhadap ananda Gibran yang diduga terseret arus sungai masih terus dilakukan. Sejak pagi, tim gabungan kembali bergerak menyisir kawasan Kalidawir, Tanggulangin, Sidoarjo, dengan memusatkan pencarian di sepanjang aliran sungai dan titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari tim SAR, relawan, aparat setempat, hingga warga sekitar. Mereka bekerja sama memperluas area pencarian dengan metode penyisiran darat dan air. Jalur darat difokuskan pada penelusuran bantaran sungai, sementara jalur air dilakukan menggunakan perahu karet untuk menjangkau area yang sulit diakses. Bagian-bagian seperti tumpukan sampah, semak, dan lekukan sungai tak luput dari pemeriksaan.
Sejumlah peralatan pendukung turut digunakan untuk membantu proses pencarian agar lebih efektif. Namun, kondisi di lapangan menjadi tantangan tersendiri. Arus sungai yang deras serta air yang keruh menyulitkan visibilitas, sehingga petugas harus bekerja dengan ekstra kewaspadaan demi menjaga keselamatan selama operasi berlangsung.
Hingga hari keempat, korban masih belum ditemukan. Kendati demikian, upaya pencarian tetap dilanjutkan dengan evaluasi rutin untuk menentukan strategi berikutnya. Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah memperluas jangkauan pencarian mengikuti arah arus sungai.

Sementara itu, keluarga korban terus menanti dengan penuh harapan di sekitar lokasi kejadian. Dukungan dari masyarakat juga terus mengalir, baik dalam bentuk bantuan tenaga maupun logistik bagi tim di lapangan.
Pihak berwenang memastikan bahwa proses pencarian akan terus dilakukan hingga korban berhasil ditemukan. Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika kondisi arus tidak menentu.


