
BOJONEGORO – Menjawab berbagai informasi yang beredar di tengah masyarakat, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sido Makmur, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem, akhirnya menyampaikan klarifikasi secara terbuka dan tegas.
Ketua Gapoktan Sido Makmur, Sunhaji, menuturkan bahwa penetapan harga pupuk subsidi tidak dilakukan secara sepihak, melainkan melalui musyawarah bersama yang melibatkan seluruh anggota kelompok tani. Proses tersebut, menurutnya, menjadi landasan utama dalam menjaga keterbukaan dan keadilan bagi para petani.
“Harga pupuk subsidi jenis Urea dan NPK Phonska telah disepakati sebesar Rp110.000 per sak. Keputusan ini merupakan hasil musyawarah bersama, sehingga tidak benar jika ada informasi yang menyebutkan harga mencapai Rp120.000,” ungkapnya.

Penegasan tersebut turut diperkuat oleh anggota kelompok tani, Katroli dan Warsito. Keduanya menyampaikan bahwa sebelum keputusan diambil, Gapoktan telah menggelar sosialisasi secara terbuka di balai desa, sehingga seluruh petani memahami dan menyetujui hasil kesepakatan.
“Semua sudah dibahas bersama. Tidak ada perbedaan harga, baik Ponska maupun Urea, semuanya Rp110.000 per sak,” jelas mereka.
Kepala Desa Sidomulyo juga memastikan bahwa proses penetapan harga berlangsung transparan dan partisipatif melalui forum musyawarah desa yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
“Keputusan ini bukan sepihak, melainkan hasil kesepakatan bersama. Jadi informasi mengenai adanya harga di luar ketentuan tersebut tidak benar,” tegasnya.
Tak hanya soal harga, Gapoktan Sido Makmur juga meluruskan isu terkait dana sebesar Rp95.000 yang sempat menjadi perhatian. Pengurus menegaskan bahwa dana tersebut bukan berasal dari pungutan petani, melainkan dana talangan sementara yang digunakan untuk mendukung kelancaran distribusi pupuk subsidi.
“Itu bukan uang muka dari petani. Dana tersebut merupakan pinjaman operasional agar distribusi pupuk tetap berjalan lancar. Hal ini penting kami sampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman,” terang pihak Gapoktan.
Melalui klarifikasi ini, Gapoktan Sido Makmur berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang utuh dan tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi. Mereka juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga komunikasi yang sehat, mengedepankan musyawarah, serta memperkuat semangat kebersamaan demi kesejahteraan petani.
Dengan komitmen terhadap transparansi dan keadilan, Gapoktan Sido Makmur optimistis distribusi pupuk subsidi di Desa Sidomulyo akan tetap berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi seluruh petani.


