banner 728x250
Daerah  

Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp175,3 Miliar untuk 8 Proyek Strategis 2026

Bojonegoro ,jawa timur //– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menyiapkan delapan Proyek Strategis Daerah (PSD) untuk tahun anggaran 2026 dengan total anggaran mencapai Rp175,3 miliar.

Program ini difokuskan pada penguatan infrastruktur perdagangan, penataan ruang publik, serta peningkatan konektivitas antarwilayah.

Penetapan proyek strategis tersebut didasarkan pada sejumlah isu prioritas daerah yang memiliki dampak luas terhadap masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, kebijakan ini juga diselaraskan dengan program pemerintah provinsi dan nasional.

Mengacu pada Surat Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor 188/101/KEP/412.013/2026 yang ditetapkan pada 12 Maret 2026, terdapat delapan proyek utama yang akan dijalankan, yakni:

1.Pembangunan Pasar Kota Bojonegoro – Rp80,036 miliar

2.Penataan Alun-Alun Bojonegoro – Rp28 miliar

3.Pelebaran Jalan Purwosari–Glagah – Rp21,258 miliar

4.Rekonstruksi Jalan Ngambon–Bobol – Rp15,957 miliar

5.Penggantian Jembatan Mojorejo–Tapelan (Ruas No. 141) Kecamatan Ngraho – Rp15,110 miliar

6.Rehabilitasi Masjid Jami’ Darussalam Bojonegoro – Rp7,852 miliar

7.Pembangunan pelindung tebing sungai di Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan – Rp4,059 miliar

8.Pembangunan pelindung tebing sungai di Desa Ngaglik, Kecamatan Kasiman – Rp3,1 miliar

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menjelaskan bahwa penetapan PSD mempertimbangkan sejumlah aspek penting.

di antaranya nilai anggaran yang besar, dampak strategis bagi masyarakat, tingkat kompleksitas pekerjaan, serta keterkaitannya dengan dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD, RKPD, dan APBD.

“Selain itu, proyek-proyek ini juga memerlukan pengawasan khusus dari APIP, UKPBJ, hingga KPK,” ujarnya.

Pemkab Bojonegoro menargetkan percepatan pelaksanaan proyek dengan mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera menuntaskan proses administrasi.

Langkah ini dilakukan agar pekerjaan fisik dapat dimulai tepat waktu dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Melalui realisasi proyek strategis tersebut, pemerintah daerah optimistis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus pemerataan pembangunan di berbagai sektor di Bojonegoro.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *