banner 728x250
Daerah  

Pendaki Remaja Alami Hipotermia, Dievakuasi dari Lereng Gunung Abang

BANGLI — Seorang pelajar berusia 16 tahun asal Ubud, Gianyar, Ni Putu Kuinandita, mengalami hipotermia saat turun dari Gunung Abang pada Sabtu (21/2/2026). Korban berhasil ditemukan dalam keadaan sadar dan dievakuasi oleh tim SAR gabungan untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban mendaki sejak pagi bersama lima rekannya. Pendakian hingga puncak berlangsung tanpa kendala. Namun saat perjalanan turun dan tiba di Pos 2 Pura Andong di ketinggian sekitar 1.700 mdpl, kondisi fisiknya melemah. Ia menggigil hebat, mengeluh kedinginan, dan tidak mampu melanjutkan perjalanan.

Cuaca dingin disertai gerimis diduga menjadi pemicu turunnya suhu tubuh korban. Rekan pendaki kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 12.56 Wita.


Tujuh personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem diterjunkan ke lokasi dan berkoordinasi dengan Polsek Kintamani, BPBD Bangli, pemandu lokal, serta tenaga medis. Pencarian dilakukan dalam kondisi jarak pandang terbatas akibat kabut tebal.

Sekitar pukul 15.40 Wita, korban ditemukan di ketinggian kurang lebih 1.450 mdpl. Tim memberikan penanganan awal dengan menghangatkan tubuh korban sebelum mengevakuasinya menggunakan tandu menuju basecamp.

Setibanya di Pos Pendakian, korban langsung diperiksa oleh tim medis Puskesmas Kintamani dan selanjutnya dirujuk untuk observasi lanjutan guna memastikan kondisinya stabil.

Keterlibatan berbagai unsur dalam operasi tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi dalam penanganan darurat di kawasan pegunungan. Tim SAR juga mengingatkan para pendaki agar mempersiapkan fisik dan perlengkapan dengan baik serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum dan selama pendakian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *