banner 728x250

Hujan Deras Guyur Kalidawir, SDN ,No.445 dan Permukiman Warga Terendam Banjir

Sidoarjo,skalaberita.i-news.site– Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Kalidawir mengakibatkan Sungai Kalidawir meluap, sehingga merendam SDN ,No.445 Kalidawir serta permukiman warga di sekitarnya, pada hari selasa,21,1,2026
Salah satu guru SDN,NO.445 Kalidawir saat ditemui awak media mengatakan, banjir yang merendam sekolah tersebut bukan kali pertama terjadi.(23/1/2026)

“Bukan untuk kesekian kalinya SDN Kalidawir ini mengalami banjir seperti ini. Kemarin juga sama. Tahun kemarin sudah ditinggikan, saya kira sudah aman dari banjir, namun kenyataannya air masih menggenangi halaman sekolah,” ujarnya.

Meski halaman sekolah terendam air, aktivitas belajar mengajar tetap berlangsung. Para guru dan siswa tetap menunjukkan semangat dalam menjalankan kegiatan sekolah. Namun, di balik itu terdapat kekhawatiran dari para orang tua murid.

“Orang tua khawatir seragam anak-anak terkena air banjir,” tambahnya.
Pihak sekolah berharap pemerintah daerah dapat segera turun tangan dan menangani permasalahan banjir yang kerap melanda sekolah tersebut.

Sementara itu, banjir juga merendam permukiman warga di Desa Kalidawir, khususnya di RT 01 RW 01. Iskak, salah satu warga setempat, mengatakan banjir kali ini merupakan yang pertama terjadi di wilayahnya.

“Baru kali ini desa kami, khususnya RT 01 RW 01, terendam banjir akibat luapan Sungai Kalidawir. Air sampai masuk ke rumah warga,” kata Iskak.

 

Ia berharap adanya perhatian dari pemerintah desa maupun pemerintah daerah, terutama bantuan obat-obatan bagi warga.
“Kami berharap ada bantuan obat-obatan karena sampai saat ini belum ada bantuan. Kami khawatir banyak anak kecil terkena diare dan kutu air,” pungkasnya.

Warga dan pihak sekolah berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan serius agar kejadian serupa tidak terus berulang, terutama saat intensitas hujan tinggi. (Aminatus sholichah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *