banner 728x250
Daerah  

Ketua PAC PP Wonoayu Turut Takziah ke Rumah Almarhum Putra Bapak Camat

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Wonoayu, Supriono, bersama jajaran pengurus dan kader, turut hadir melaksanakan takziah ke rumah duka almarhum putra Bapak Camat Wonoayu. Kehadiran tersebut merupakan bentuk empati, kepedulian, serta solidaritas sosial atas musibah duka yang tengah dialami keluarga.

Suasana rumah duka tampak dipenuhi pelayat dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintahan, hingga warga sekitar. Mereka hadir untuk menyampaikan doa, dukungan moral, serta belasungkawa secara langsung kepada keluarga besar almarhum.

Dalam kesempatan tersebut, Supriono menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum yang masih berusia muda. Ia menyebut kepergian almarhum bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga menjadi duka bersama bagi masyarakat Wonoayu.

Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Pemuda Pancasila PAC Wonoayu, kami menyampaikan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khotimah, diampuni segala dosa-dosanya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Supriono.

Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan, khususnya Bapak Camat beserta keluarga, diberikan ketabahan, kesabaran, serta kekuatan dalam menghadapi cobaan yang berat ini. Menurutnya, kehilangan seorang anak adalah ujian yang tidak mudah, sehingga dukungan moral dari semua pihak sangat dibutuhkan.

 

Kehadiran PAC Pemuda Pancasila Wonoayu dalam takziah ini, lanjut Supriono, merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam suasana suka maupun duka. Pemuda Pancasila, kata dia, tidak hanya bergerak dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan persaudaraan.

Kami berharap silaturahmi dan kepedulian seperti ini terus terjaga. Dalam situasi duka, kehadiran dan doa menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan,” tambahnya.

Selain menyampaikan belasungkawa, rombongan PAC Pemuda Pancasila Wonoayu juga mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Doa dipanjatkan agar almarhum mendapatkan kedamaian abadi, serta keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan kekuatan.

Masyarakat sekitar mengapresiasi kehadiran berbagai elemen, termasuk Pemuda Pancasila, yang menunjukkan rasa empati dan kebersamaan. Hal ini mencerminkan kuatnya nilai gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat Wonoayu.

 

Di akhir kunjungannya, Supriono kembali mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan almarhum dan mengambil hikmah dari peristiwa ini. Ia menegaskan bahwa kebersamaan dan kepedulian antar sesama adalah fondasi penting dalam menjaga keharmonisan sosial.

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi keteguhan hati. Kami semua turut berduka dan kehilangan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *